Minimalist Hacks: Teknik Pomodoro Untuk Kegiatan Belanja Efektif
Apakah Moms pernah merasa waktu belanja terlalu lama? Padahal niat awalnya tidak selama itu.
Atau merasa waktu belanja kurang efektif? Lebih banyak jalan-jalan berkeliling apalagi di masa pandemi seperti ini yang menuntut kita untuk sebisa mungkin, sesedikit mungkin berada di luar rumah.
Tentunya momen belanja harus dipertimbangkan untuk dilakukan seefektif mungkin. Momen belanja bukan lagi momen sengaja berlama-lama, mengingat ancaman virus. Bukan sebuah ketakutan, melainkan sebuah usaha menghindarinya dan menghindari penularan kalau-u tenyata kita "carier". Terlepas segala protokol kesehatan sudah dilakukan.
Kembali ke kegiatan belanja, khususnya belanja groceries. Belanja efektif adalah belanja dengan menyederhanakan waktu dan tenaga sehingga waktu dan tenaga tidak terkuras banyak dan percuma. Apa sih manfaat belanja efektif?
- Meminimalisasi distraksi
- Menghemat waktu dan tenaga, juga materi (bonusnya)
Mengenal Teknik Pomodoro
Apakah Moms pernah mengenal teknik pomodoro? Suatu teknik yang terinspirasi dari penggunaan sebuah timer yang sering digunakan di dapur dan berbentuk seperti tomat (tomat dalam bahasa Italia disebut pomodoro).
Secara definisi, teknik Pomodoro adalah teknik membagi fokus pekerjaan ke dalam beberapa rentang waktu dan kemudian beristirahat dalam rentang waktu yang lebih pendek (Minimalisme, 2018). Teknik ini membantu untuk bekerja secara fokus dalam rentang waktu yang dimiliki. Teknik Pomodoro bertujuan untuk memberikan kesempatan pada otak untuk relaksasi dan melepas fokus. Selain itu tentunya untuk efektifitas menyelesaikan pekerjaan dsn meminimalisir distraksi.
![]() |
| sumber: Medium.com |
Teknisnya, dengan menggunakan sistem ini kita akan membagi pekerjaan kita menjadi 25 menit per kegiatan dengan bekerja secara fokus dan 5 menit istirahat total. Nah, setiap jeda istirahat ini disebut sebagai “pomodoro”. Setelah melakukan 4 kali pomodoro, kita mengambil istirahat yang lebih lama lagi, yakni sekitar 15 sampai 20 menit.
Teknik Pomodoro Untuk Belanja Efektif
Ternyata teknik Pomodoro ini bisa banget lho dipakai untuk kegiatan belanja. Nah bagaimana langkahnya?
Tentukan target atau daftar belanja
Daftar belanja memegang peranan penting dalam proses belanja. Selain agar tidak ada kebutuhan yang terlupa untuk dibeli, juga membatasi kita membeli secara impulsif dan di luar kebutuhan. Moms bisa membuat daftar belanja sesuai urutan struktur supermarket atau pasar tradisional untuk meminimalisir "bolak-balik".
Buat perkiraan waktu yang dibutuhkan
Moms perlu mengukur kira-kira berapa waktu yang dibutuhkan untuk berbelanja sesuai kebutuhan dalam daftar belanja. Moms juga pelru mengukur putaran waktu Pomodoro yang dibutuhkan.
Menggunakan aplikasi timer saat belanja
Di era digital sepeti saat ini, banyak bermunculan aplikasi timer untuk menghitung waktu. Moms bisa mengetik "Pomodor" di aplikasi Google Play store atau iPhone, beragam aplikasi timer akan muncul seketika.
Dalam praktiknya misalnya seperti ini, waktu belanja yang dibutuhkan adalah 30 menit dengan 25 menit belanja dan 5 menit untuk mengantri (di saat mengantri, Moms juga bisa " beristirahat").
Atau, 25 menit dibagi menjadi 5 lorong kebutuhan sepeti lorong pembersih dan perawatan rumah, lorong makanan, lorong minuman kemasan, lorong makanan mentah dan lorong perlengkapan mandi.
Sebenarnya tak hanya bisa dipraktikkan di pasar modern atau supermarket. Teknik ini juga bisa dipraktikkan di pasar tradisional.
Sudah siap menggunakan teknik Pomodoro untuk belanja efektif Moms?
Referensi:
Minimalisme: Seni Menyederhanakan Hidup, Diptra, 2018.
Article on DJKN Kemenkeu website
Sumber gambar:
Medium.com
ISKO



Comments
Post a Comment