Mengenal Metode Heat Map Untuk Mengelola Waktu dan Energi
Heat map biasanya merupakan pemetaan situs web untuk menampilkan informasi yang relevan tentang cara situs disajikan kepada pembaca. Namun, ternyata heat map bisa diterapkan untuk mengelola waktu, energi, dan produktivitas kita lho Moms!
Melalui metode heat map, kita belajar untuk mengatur energi tubuh seefektif mungkin agar bisa menyelesaikan sesuatu dengan hasil yang lebih baik.
Metode heat map merupakan pemetaan dengan bentuk diagram lingkaran yang dibagi menjadi lima bagian atau level, yaitu merah, oranye, kuning, hijau, dan abu-abu.
Lima level heat map untuk produktivitas
1. Merah
Di sinilah level produktif paling tinggi. Level produktivitas ini biasa disebut "supernova" karena semua sistem dalam tubuh beroperasi. Otak kita dalam kondisi sangat cemerlang dan memberikan sinyal untuk "melaju". Di level ini kita bisa menyelesaikan pekerjaan yang dianggap berat. Panas dan intens adalah kata kunci level ini.
2. Oranye
Pada level produktif ini energi kita berada pertengahan antara merah dan kuning atau antara kehebatan kreatif dan sekadar keteraturan. Banyak pekerjaan dapat diselesaikan di sini, tapi tidak terlalu intens.
3. Kuning
Level ini adalah "level biasa saja". Beberapa hal produktif dapat dilakukan, tetapi itu tidak pada tingkat tinggi. Biasanya, level ini digunakan untuk kegiatan rutin.
4. Hijau
Pada level ini kita biasanya menghabiskan lebih banyak energi untuk terus produktif. Namun, pada sebagian orang level ini biasa digunakan untuk relaks.
5. Abu-abu
Level terakhir dari heat map yang juga mengindikasikan waktu untuk istirahat atau tidur.
Mengapa metode heat map direkomendasikan?
Pertama, heat map sangat bisa merepresentasikan level produktivitas dan level energi seseorang, mulai dari paling "panas" hingga paling "dingin". Heat map juga disajikan dalam bentuk jam melingkar sehingga lebih mudah untuk mencocokkan dengan pembagian waktu pada umumnya.
Metode heat map ini sangat individual. Setiap orang bisa memetakan level energinya masing-masing.
Berikut ini contoh pembagian heat map:
- Merah 06.30-11.00
- Oranye 11.00-15.00
- Kuning 15.00-16.00
- Hijau 16.00-20.00
- Abu-abu 20.00-05.30
Dari heat map, muncul juga istilah morning person dan night person. Pada waktu merah (level energi supernova), tipe morning person dan night person berada pada rentang waktu berbeda. Jadi, Moms and Ladies bisa menyesuaikan dengan karakter masing-masing.
Heat map sangat bisa menjadi batasan khususnya bagi para ibu saat mulai kewalahan. Misalnya, hal-hal yang bersifat intens dan masuk ke dalam zona kuning atau hijau, Moms sebaiknya tidak memaksakan diri untuk tetap mengerjakannya karena hasilnya pasti tidak akan optimal.
Heat map juga membuat kita lebih mengenali dan menyayangi diri sendiri. Bukankah itu hal yang penting?
Yuk mulai coba membuat heat map versi Moms! Kira-kira level supernova Moms berada pada rentang jam berapa? 😃

Comments
Post a Comment