Mengenal Mall Barang Bekas di Swedia
![]() |
| sumber: AFP on wionews.com |
Bagi sebagian orang, barang bekas masih sangat bermanfaat. Minimal, tidak perlu keluar uang banyak untuk beli yang baru selama masih ada barang bekas.
Di Swedia, ada satu tempat yang jadi surganya penggemar barang bekas. Tepatnya di Eskilstuna, ada satu mall yang hanya jualan barang bekas. Mall yang dinamai ReTuna ini dibangun sebagai perwujudan dari konsep pakai lagi. Mal ini didirikan tanggal 28 Agustus 2015 dan berlokasi di tepat di fasilitas daur ulang ReTuna Aterbruksgalleria di Folkestaleden 7, Eskilstuna.
Gagasan dari pendirian mall ini berangkat dari misi Kota Eskilstuna yang ingin menjadi panutan dalam konsep lingkungan hijau dan menjadi bagian dari rencana pembangunan kota sejak tahun 1990-an. Warga Swedia juga tidak malu untuk berbelanja barang bekas. Beberapa alasan mereka karena harga barang yang barang kadang tidak terjangkau kantong hingga kesadaran lingkungan yang muncul.
Dinobatkan sebagai "pusat perbelanjaan pertama di dunia menjual barang daur ulang atau yang telah diperbaiki" oleh Guinness Book of World Records pada tahun 2020.Bangunan dengan luas 5.000 meter persegi dan berisi dan terdiri dari dua lantai ini diisi oleh toko barang elektronik, buku, mainan anak-anak, hingga perkakas rumah. Ada sekitar 60-65 pekerja di dalamnya.
![]() |
| sumber: retuna.se |
Para pengunjung dapat meletakkan beragam barang bekas, yang dapat digunakan kembali di gudang mal " Returen" .Di gudang, staf melakukan penyortiran tahap awal untuk membedakan barang yang bisa digunakan dan mana yang tidak. Barang-barang bekas ini lalu didistribusikan ke toko-toko daur ulang di mal.
![]() |
| sumber: retuna.se |
![]() |
| sumber: retuna.se |
Staf toko juga melakukan penyortiran tahap kedua dengan memilih barang yang ingin perbaiki, konversi, hingga dijual. Dengan begitu, barang bisa dimanfaatkan kembali dengan harga yang sangat miring. Tampilan barang-barang di sinipun masih sangat layak pakai dan sekilas tampak tidak ada bedanya dengan barang baru.
![]() |
| sumber: retuna.se |
Tidak hanya menjual barang bekas, kehadiran ReTuna juga menjadi langkah edukasi masyarakat. Tempat ini kerap menggelar workshop dengan fokus pada tema keberlanjutan termasuk kursus desain produk daur ulang selama satu tahun.





Comments
Post a Comment