Tips Belanja Baju Anak dengan Mindful

  


Saat sedang asyik berjalan santai di sebuah mall, tak sengaja mata ini melirik ke toko di sebelah kanan yang ternyata merupakan toko baju anak. Mata orang tua mana yang tidak tertarik. 

Tanpa disadari kaki melangkah dengan senangnya untuk melihat-lihat yang berujung membeli banyak baju anak lucu-lucu. Terlebih lagi kalau baju anak perempuan, betapa menggemaskannya, ya.

Beberapa hari lalu, saat sedang merapikan lemari anak-anak, saya baru menyadari bahwa baju anak perempuan saya lebih banyak, ketimbang baju anak laki-laki. Saya ternyata lebih tertarik membeli baju anak perempuan karena alasan lucu dan gemas. Pembelaan saya adalah, memangnya ada masalah saat kita membeli baju anak?

Tentu tidak, yang jadi masalah adalah kalau kita terlalu sering membeli, tetapi tidak tahu akan dipakai kapan. Mungkin saja kita hanya menumpuk pakaian mereka tanpa menyadari bahwa pakaian yang dipakai atau disukainya hanya itu-itu saja. Jadi, dasar kita membeli ini hanya karena suka atau butuh, ya? Padahal, baju sejenis pun sudah ada atau baju baru lainnya masih banyak yang menumpuk di lemari. 

Dari membereskan lemari anak-anak ini saya mengambil banyak pelajaran. Karena itu, saya akan membagi sedikit tips belanja baju anak agar baju yang dibeli tidak jadi mubazir dan sesuai dengan kebutuhan si kecil. Semoga dengan tips ini kita jadi menjadi pembeli yang bijak, ya.

 Tips Belanja Baju Anak

1. Membeli baju karena butuh, bukan karena lucu

Saat hendak membeli baju untuk anak, pastikan kita membelinya karena memang dibutuhkan. Misalnya, kita membeli baju lengan pendek untuk anak karena baju lengan pendek mereka sudah tidak cukup atau sobek sehingga perlu diganti.

Kita tidak bisa membeli hanya karena alasan bajunya lucu. Kita harus menyadari baju anak yang dipajang di toko-toko baju itu memang selalu bagus dan menarik. Jadi, kita memang perlu lebih mindful lagi dalam berbelanja. 

2. Membeli baju aneka warna

Selanjutnya, pastikan selalu membeli baju aneka warna. Maksudnya adalah kita mengusahakan untuk membeli warna baju yang belum dimiliki anak. Misalnya, saat ini anak sudah punya baju warna putih. Alih-alih membeli lagi baju warna putih, lebih baik belilah warna pink, hitam, kuning, atau warna lainnya yang si anak belum punya. 

Dengan demikian, si anak punya baju dengan berbagai warna meskipun baju warna itu hanya punya satu buah saja. Ini berguna ketika kita akan memadupadankan fashion anak. Saya punya kebiasaan seperti itu kepada anak-anak saya. Jadi, sekalipun koleksinya terbatas, tetapi pilihan warnanya ada banyak, saya tidak merasa kehabisan baju untuk mereka. 

3. Memilih baju yang long-lasting

Pilihlah baju yang awet, nyaman, dan cocok dipakai berbagai suasana. Misalnya, baju berbahan katun tetap nyaman dipakai saat siang ataupun malam. Bahkan, dipakai acara formal ataupun santai, bahan katun tidak membuat anak kegerahan.

Batasi membeli pakaian yang jarang dipakai atau hanya dipakai sesekali saja, misalnya jaket. Kebutuhan anak memakai jaket mungkin berbeda dengan kaos. Jadi, akan cukup jika kita memiliki satu atau dua jaket saja. 

4. Mengendalikan masuk dan keluar baju 

Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah saat kita hendak membeli baju ataupun celana baru, pastikan kita pun mengeluarkan baju atau celana lama yang sudah tidak terpakai. Hal ini bertujuan agar kita tidak lagi menumpuk pakaian di dalam lemari. 

Jika baju dan celana ditumpuk terus dalam lemari akan mubazir. Akan lebih baik dan berguna jika disumbangkan atau mungkin bisa juga kita jual preloved. Pastikan untuk memperhatikan baju yang akan disumbangkan atau dijual, ya. Selama baju tersebut masih layak pakai dan bagus, bisa kita sumbangankan. Akan tetapi, kalau memang sudah jelek lebih baik kita jadikan kreasi lainnya saja.

Untuk tips lain tentang decluttering bisa disimak pada tautan di bawah ini, ya..

Baca juga: Cara Praktis Decluttering Anti Ribet dan No Drama

Semoga ulasan ini bermanfaat! Kalau suatu saat kita melihat baju anak yang lucu, lebih baik diketawain saja ya, bukan dibeli. Hehehe… 



Kontributor: Chairina

Comments

Popular posts from this blog

"My Minimalist Life Journey" Book Launching Webinar & Kick Off MMID Class Series