Why Decluttering and Organizing?

 



Tahap awal mulai hidup minimalis adalah melakukan decluttering. Decluttering adalah proses memilah mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus disingkirkan karenanya sudah berhenti manfaatnya untuk Moms dan keluarga.

Bahkan bagi sebagian orang decluttering is healing!


Decluttering adalah proses memilah mana yang sudah tidak lagi kita butuhkan atau manfaatnya berhenti di kita. Decluttering juga bisa berarti menyingkirkan hal-hal yang menyebabkan berantakan (clutter). Decluttering tidak terbatas pada barang fisik saja namun juga barang digital, komitmen hingga pikiran kita. Sementara itu organizing adalah menata barang sedemikian rupa sehingga tampak rapi dan enak dilihat.


Nah buat Moms yang masih ragu, mager dan belum termotivasi, berikut aku share kenapa sih kita harus decluttering?

Eits, ngga cuma decluttering, setelah decluttering, tentunya harus organizing juga.

Berlatih Melepaskan

Dengan decluttering, kita tidak harus punya ikatan kuat pada suatu benda. Decluttering memberi pemahaman bahwa pada akhirnya benda baik fisik, digital maupun berupa pikiran akan pergi dari kehidupan kita. Decluttering melatih kita melepaskan apa-apa yang tidak lagi bermanfaat pada diri kita.

More Caring to Environment

Setelah melakukan decluttering, kita jadi tahu berapa banyak "sampah" yang kita hasilkan. Pada akhirnya timbul kesadaran untuk lebih peduli dan menjaga lingkungan dengan lebih bijak membeli dan mengkonsumsi.


Menumbuhkan Jiwa Sosial

Barang-barang hasil decluttering Moms dan keluarga selain dijual, juga bisa dihibahkan bagi yang membutuhkan lho, terutama mereka yang secara finansial di bawah kita. Ini secara ngga langsung menumbuhkan jiwa sosial dan rasa syukur tak hanya pada diri Moms namun juga pasangan dan anak.

Syukur membawa kita untuk hidup sederhana, merasa cukup dan bahagia. Yakin deh, ada perasaan bahagia tersendiri ketika kita berbagi. Perasaan bahagia ini juga bisa menjaga agar tubuh tetap sehat. Efek domino banget ya Moms!

Less Stress

Barang-barang adalah alat bantu kita dalam menjalani hidup tapi dia juga bisa memicu stres lho! Terutama jika kita tidak dengan baik mengelola dan tetap mempertahankan padahal tidak dibutuhkan.

Pernahkah Moms merasa kesulitan menemukan barang akibat terlalu banyak barang? Ujung-ujungnya menimbulkan stres. Nah, dengan decluttering dan organizing, kerepotan dan kehectican tersebut bisa diminimalisasi. Dengan decluttering, akan lebih sedikit barang yang kita punya, rasa stress pun bisa diminimalisasi.

Rumah Lebih Aman

Bagi keluarga dengan anak, khususnya anak balita, rumah dengan kriteria aman harus diperhatikan. Keamanan bukan semata di lingkungan sekitar namun juga di dalam rumah. Dengan decluttering & organizing setiap barang kita tata sedemikian rupa agar tidak membahayakan si kecil yang sedang aktif-aktifnya bermain di rumah saja.

Less to Organize

Tak dipungkiri semakin sedikit barang yang kita punya, effort untuk menata dan menjaganya lebih sedikit, energi yang dibutuhkan pun lebih sedikit. Waktu yang ada pun dapat lebih optimal dimanfaatkan sehingga produktivitas meningkat.

More Space

Pernahkah merasakan ruang terlalu sempit akibat begitu banyak barang? Dengan decluttering pula, ruang menjadi lebih lapang dan para penghuninya menjadi lebih produktif. Tak hanya untuk rumah, namun juga berlaku pada gadget kita. Dengan decluttering, space pada gadget jadi lebih sedikit dan gadget dapat bekerja lebih optimal.

Decluttering bukan sekadar pada benda fisik tapi juga benda digital, pikiran dan komitmen yang membuat clutter. Decluttering saja tidak cukup, namun kita juga harus melanjutkannya dengan organizing, menata rumah dengan baik.

Ternyata banyak ya manfaat decluttering, seperti efek domino yang saling berkesinambungan.

Sudah siap untuk mulai decluttering dan organizing Moms? Mau mulai dari mana nih?

Buat kalian para perempuan (single/married) yang tertarik belajar hidup minimalis, yuk bergabung dalam komunitas Minimalist Moms ID.

Jangan lupa follow @minimalistmoms.id untuk dapatkan insight terbaru seputar hidup minimalis dalam keseharian juga pengasuhan.

DM admin untuk bergabung dalam telegram grup-nya ya.


Minimalist Moms ID,

syukur, cukup & sadar

Comments

Popular posts from this blog

"My Minimalist Life Journey" Book Launching Webinar & Kick Off MMID Class Series